Ada banyak mitos mengenai seksualitas yang dipercaya masyarakat. Selain kulit yang berbulu lebat, wajah berjerawat juga diyakini sebagai tanda nafsu seks seorang wanita tinggi. Lalu benarkah demikian? Bagaimana penjelasan ilmiahnya?

Jerawat merupakan benjolan kecil pada wajah yang menimbulkan rasa perih dan gatal. Jerawat terjadi karena bakteri menginfeksi pori-pori kulit yang mengandung minyak berlebih. Ada pun penyebab eksternalnya ialah debu, make up dan kotoran. Jerawat biasanya muncul saat seseorang menginjak masa pubertas. Inilah yang menjadi alasan mengapa faktor hormonal berpengaruh terhadap munculnya jerawat. Domino99

Hormon libido memicu jerawat

Ada beberapa fase terjadinya ketidakseimbangan hormon pada wanita. Pertama saat pubertas, kedua saat kehamilan dan menjelang menopause. Karenanya, jerawat biasanya bermunculan dalam fase-fase tersebut. Hormon yang diproduksi tidak stabil ialah libido. Seperti diketahui, libido ini berfungsi meningkatkan gairah seksual. Tidak heran jika di masa pubertas seseorang akan mulai tertarik dengan lawan jenis karena libidonya mulai diproduksi.

Di masa pubertas juga muncul jerawat. Namun bukan disebabkan oleh faktor eksternal melainkan faktor hormonal. Karena itu, pencegahannya pun juga harus dari dalam. Lalu apakah banyak jerawat bisa disimpulkan seseorang memiliki libido tinggi?

Libido berfungsi untuk meningkatkan gairah seksual seseorang terhadap lawan jenis. Semakin banyak libido diproduksi, gairah seksual juga semakin meningkat. Meningkatnya gairah seksual memungkinkan tubuh memproduksi minyak pada kulit lebih banyak. Produksi minyak berlebihan inilah yang kemudian memicu tumbuhnya jerawat di wajah. Domino99

Baca Juga : 3 Alasan Mengapa Film Porno Disebut Juga Blue Movie atau Film Blue ??

domino99

Advertisements